Tugas Abstrak

Ini adalah tugas softskill ketiga, yaitu membuat abstrak. Di bawah ini adalah abstrak yang saya buat.

ABSTRAK

Khusniana Pratiwi. 11209142

ANALISIS PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP HASIL PENJUALAN PADA TOKO ROTI BUNGA

PI. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2012

Kata Kunci : Promosi, Penjualan

(xii + 45 + Lampiran)

Promosi merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan produk yang mereka tawarkan dan untuk meningkatkan hasil penjualan. Penulisan ilmiah ini berisi bagaimana pengaruh biaya promosi yang dikeluarkan Toko Roti Bunga terhadap hasil penjualan yang didapatkan. Adapun tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh biaya promosi terhadap hasil penjualan pada Toko Roti Bunga.

Untuk mengetahui hal tersebut penulis menggunakan alat analisis Regresi Sederhana, Koefisien Korelasi, dan Koefisien Determinasi. Dengan analisis Regresi Sederhana didapat Y = – 93,6 + 2,7 X, Nilai Koefisien Korelasi adalah 0,76, dan Nilai Koefisien Dterminasi adalah 57,76%. Dan dari hasil perhitungan Uji F dapat disimpulkan bahwa F Hitung > dari F Tabel atau 1,714 lebih besar dari 1,638, yang artinya ada pengaruh yang signifikan antara biaya promosi dengan hasil penjualan pada Toko Roti Bunga.

Daftar Pustaka (2000-2009)

Advertisements

Vani oh Vani

Vani terus menerus membolak-balikan badan. Sudah hampir jam tiga pagi tapi ia belum bisa tidur. Padahal besok pagi ada ujian praktikum.

“Kamu dari tadi belum tidur?” tanya kak Vina terbangun.

“Gak bisa tidur Kak, akibat belajar terlalu malam..” jawab Vani dengan manja.

“Cepat tidur, jangan sampai besok kesiangan” Kak Vina kembali tidur.

Pagi ini ternyata Vani kesiangan. Ia tidak sempat sarapan. Saking terburu-burunya ia sampai lupa membawa map praktikum. Pakaiannya pun berantakan. Ia jalan dengan cepat menuju halte untuk naik angkutan umum.

“Van… Vani… Vani…..!!!” teriak Kak Wira memanggil Vani, tapi ia tidak mendengarnya.

“Eh, Kak Wira. Maaf ya, aku gak dengar. Lagi buru-buru takut telat. Hehe…” pekik Vani dengan wajah polosnya.

“Aku panggil berkali-kali tau! Pasti kesiangan ya?? Kamu kok gak bareng Vina?” tanya Kak Wira.

“Iya Kak. Kan Kak Vina tiap pagi antar jemput sama Kak Ical. Jadi aku berangkat sendirian” jawab Vani dengan muka memelas.

“Ya sudah, bareng aku aja. Cepat naik, nanti telat lho” ujar Kak Wira.

Tanpa pikir panjang Vani langsung naik ke motor Kak Wira.

Continue Reading…

Pernalaran Induktif

Pernalaran adalah suatu proses mencapai tujuan dan berpikir manusia dalam menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga menjadi suatu simpulan. Data yang dapat dipergunakan untuk pernalaran adalah sebuah kalimat pernyataan. Kalimat pernyataan atau logika yang terdiri dari subjek dan predikat, serta bisa benar atau salah disebut proposisi.

Pernalaran Induktif

Pernalaran induktif adalah pernalaran yang bertolak dari pernyataan-pernyataan khusus yang menghasilkan simpulan umum. Dengan kata lain, simpulan yang diperoleh tidak lebih khusus dari pernyataan (premis). Di bawah ini ada bentuk-bentuk pernalaran induktif.

  • Generalisasi

Generalisasi adalah pernalaran yang memakai beberapa pernyataan yang mempunyai sifat tertentu atau khusus untuk mendapatkan simpulan yang bersifat umum. Dari beberapa data, kita ragu-ragu mengatakan bahwa “pegawai PT.XYZ kaya-kaya”. Hal ini dapat kita simpulkan setelah beberapa data sebagai pernyataan memberikan gambaran seperti itu. Contoh :

Jika diberi gula, jus akan manis.

Jika diberi gula, kopi akan manis.

Jika diberi gula, teh akan manis.

Jadi, jika diberi gula, minuman akan manis.
Continue Reading…